Studi Apologetika Evidensi Terhadap Teori Gnostik Mengenai Penolakan Kematian Yesus dan Implikasinya bagi Mahasiswa Sekolah Tinggi Teologi Immanuel Nusantara Jakarta

Authors

  • Seventina Harefa Sekolah Tinggi Teologi Immanuel Nusantara, Jakarta Author
  • Laster Hotman Simarmata Sekolah Tinggi Teologi Immanuel Nusantara, Jakarta Author

Keywords:

apologetics, evidence, gnosticism, Islam, the death of Jesus, STTIN, apologetika, evidensi, gnostik, Islam, kematian Yesus

Abstract

The historical fact of Jesus' death on the cross is a foundational doctrine for the Christian faith. However, this truth has been persistently challenged by Gnostic thought since the first century and later by Islamic theological positions rooted in Qur'anic interpretation. Gnostic figures such as Basilides and Valentinus maintained that Christ neither possessed a real physical body nor died on the cross, while major Islamic exegetes, drawing from Surah An-Nisa 4:157, argue that the crucified individual was a substitute who was made to resemble Jesus. This article employs an evidential apologetics approach combined with a qualitative-descriptive literature method to evaluate these denial theories, present historical and logical evidence for the death of Jesus, and explore the implications of this study for students of the Sekolah Tinggi Teologi Immanuel Nusantara Jakarta (STTIN). The findings demonstrate that the denial of Jesus' death is historically untenable, contradicted by both biblical accounts in the Synoptic Gospels and multiple external historical sources, including Cornelius Tacitus, Flavius Josephus, Lucianus of Samosata, Thallus, Justinus Martyr, and the Babylonian Talmud. The study further reveals that STTIN students, while holding firm personal faith in Jesus' crucifixion, require a more systematic and evidence-based apologetic framework to respond effectively to theological objections from non-Christian interlocutors.

 

Abstrak

Fakta historis kematian Yesus di kayu salib merupakan doktrin fundamental bagi iman Kristiani. Namun kebenaran ini telah terus-menerus ditantang oleh pemikiran Gnostik sejak abad pertama, dan kemudian oleh posisi teologis Islam yang berakar pada penafsiran Al-Qur'an. Tokoh-tokoh Gnostik seperti Basilides dan Valentinus berpendapat bahwa Kristus tidak memiliki tubuh jasmani yang nyata dan tidak mati di kayu salib, sementara para mufasir Islam terkemuka, berdasarkan Surah An-Nisa 4:157, berargumen bahwa individu yang disalib adalah pengganti yang dibuat menyerupai Yesus. Artikel ini menggunakan pendekatan apologetika evidensi yang dikombinasikan dengan metode ke-pustakaan kualitatif-deskriptif untuk mengevaluasi teori-teori penolakan tersebut, menyajikan bukti historis dan logis atas kematian Yesus, serta mengeksplorasi implikasi studi ini bagi mahasiswa Seko-lah Tinggi Teologi Immanuel Nusantara Jakarta (STTIN). Temuan menunjukkan bahwa penolakan kematian Yesus tidak dapat dipertahankan secara historis, karena bertentangan dengan catatan Injil Sinoptik dan berbagai sumber sejarah eksternal, termasuk Cornelius Tacitus, Flavius Josephus, Lucianus dari Samosata, Thallus, Justinus Martyr, dan Talmud Babilonia. Studi ini juga mengungkap-kan bahwa mahasiswa STTIN, meskipun memiliki keyakinan pribadi yang teguh atas penyaliban Yesus, memerlukan kerangka apologetika yang lebih sistematis dan berbasis bukti untuk merespons secara efektif keberatan teologis dari lawan bicara non-Kristen.

References

Al-Qur’an dan Terjemahannya. Semarang: CV. Alwaah, 1993.

Aritonang, Jan S., dan Antonius Eddy Kristiyanto. Kamus Gereja dan Teologi Kristen. Jakarta: BPK Gunung Mulia, 2021.

Az-Zuhaili, Wahbah. Tafsir Al-Wasith. Jakarta: Gema Insani, 2012.

Berkhof, H. Sejarah Gereja. Jakarta: BPK Gunung Mulia, 1995.

Bray, Gerald. Allah Adalah Kasih: Theologi Biblikal dan Sistematis. Surabaya: Momentum, 2020.

Drewes, B. F. Satu Injil Tiga Pekabar: Terjadinya dan Amanat Injil Matius, Markus dan Lukas. Jakarta: BPK Gunung Mulia, 2015.

End, Thomas Van den. Harta Dalam Bejana: Sejarah Gereja Ringkas. Jakarta: BPK Gunung Mulia, 2018.

Evans, Craig A. Merekayasa Yesus: Membongkar Pemutarbalikan Injil Oleh Ilmuwan Modern. Yogyakarta: ANDI, 2007.

Fountain, Daniel E. Yesus? Siapa Dia? Bandung: Lembaga Literatur Baptis, 2006.

Frame, John M. Apologetika Bagi Kemuliaan Allah: Sebuah Pengantar. Surabaya: Momentum, 2000.

Frame, John M. Doktrin Pengetahuan Tentang Allah: Teologi Tentang Ketuhanan. Malang: Departemen Literatur SAAT, 2004.

Hatta, Ahmad, et al. Bimbingan Islam Untuk Hidup Muslim. Jakarta Timur: Maghfirah Pustaka, 2013.

Henry, Matthew. Tafsiran Matthew Henry: Kitab Kisah Para Rasul. Surabaya: Momentum, 2014.

Katsir, Ibnu. Kisah Para Nabi. Jakarta: Al-Kautsar, 2019.

Katsir, Imam Ibnu. Kisah-Kisah Para Nabi. Solo: Insan Kamil, 2017.

Kuiper, B. K. The Church in History. Malang: Gandum Mas, 2010.

Kuhl, Dietrich. Sejarah Gereja I: Gereja Mula-mula Di Dalam Lingkungan Kebudayaan Yunani-Romawi (30–500). Batu-Malang: Yayasan YPPII, 1992.

Lumintang, Stevri Indra. Pengantar Theologia Sistematika: Sistem Berpikir-Logis Theologis. Jakarta: Geneva Insani Indonesia, 2018.

McDowell, Josh. Apologetika: Bukti Yang Meneguhkan Kebenaran Alkitab Jilid I. Malang: Gandum Mas, 2007.

McGrath, Alister E. Apologetika Dasar. Malang: Literatur SAAT, 2019.

Pello, Gratia Victory A. Teknik-Teknik Apologetika. Surabaya: Yayasan PEREKAT, 2016.

Poythress, Vern Sheridan. Logika: Sebuah Pendekatan Yang Berpusat Pada Allah Menuju Fondasi Pemikiran Barat. Surabaya: Momentum, 2019.

Schumann, Olaf Herbert. Al-Masih Dalam Pandangan Pemikir Muslim: Pendekatan Pada Ilmu Agama-Agama 4. Jakarta: BPK Gunung Mulia, 2019.

Simarmata. Diktat Kuliah. t.p.

Stevanus, Kalis. Apologetika: Benarkah Yesus Itu Tuhan? Yogyakarta: ANDI, 2016.

Stafford, Tim. Siapa Gerangan Orang Ini?: Agenda Yesus Bagi Perwujudan Kerajaan Allah. Jakarta: BPK Gunung Mulia, 2010.

Strobel, Lee. The Case for Christ. Jakarta Barat: OMID Publishing House, 2017.

Sugiyono. Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta, 2011.

Sutama, Adji A. Yesus Tidak Bangkit?: Menyingkap Rekayasa Yesus Historis dan Makam Talpiot. Jakarta: BPK Gunung Mulia, 2008.

Tonglo, Debora. 30 Tahun STTIN Merajut Sabda di Dalam Pendidikan Teologi. Jakarta: Sekolah Tinggi Teologi Immanuel Nusantara, 2021.

Wycliffe. Tafsiran Alkitab Wycliffe: Volume 3 Perjanjian Baru. Disunting oleh Charles F. Pfeiffer dan Everett F. Harrison. Cetakan ke-5. Malang: Gandum Mas, 2020.

Gnosis Archive. “Gnosticism Introduction.” Diakses 3 Maret 2024, pukul 14:57 WIB. http://www.gnosis.org/gnintro.htm.

Wikipedia. “Gnostisisme.” Diakses 3 Maret 2024, pukul 14:06 WIB. https://id.wikipedia.org/wiki/Gnostisisme.

Downloads

Published

2026-06-30

Issue

Section

Articles